BAB 6. Perkembangan Bangsa Indonesia Akibat Pengaruh Barat

BAB 6  PE RKEMBANGAN KEHIDUPAN MASYARA KAT PADA MASA KOLONIAL 1. KOLONIALISME ▪ Berasal dari bahasa Latin, “colonia” y ang artinya tanah, tanah pemukiman atau jajahan. ▪ Tujuan : mengolah tanah di daerah b aru agar dapat meningkatkan taraf hidup nya menjadi lebih layak → mereka masih tetap berhubungan dengan negeri asal atau ne geri induknya. ▪ Sejarah perkembangan koloni: a) Abad ke – 16: – tumbuh politik kolonial modern – bangsa-bangsa kolonisator: Portugis bdan Spanyo l. b) Abad ke – 17 : -Inggris, Perancis, dan Belanda → mengu asai : sebagian Amerika Utara, Hindia Bar at,

Hindia Muka (Asia Selatan) da n Hindia

Timur (Hindia Belanda) c) Abad ke – 19 : -merupakan puncak perkembangan kolon ialisme, karena hampir seluruh wilayah k awasan benua Afrika dikuasai oleh bangsa -bangsa Barat (Eropa) -Jerman, Italia dan Belanda → mencari da erah-daerah kekuasaan di luar wilayah Eropa d) Abad ke – 20 : -Jepang dan AS → juga melaksanakan poli tik kolonialnya ▪ Tujuan kolonialisme bangsa-bangsa Eropa: – menguras sumber-sumber kekayaan daerah koloni demi per kembangan industri dan memenuhi kejay aannya. 2. IMPERIALISME ▪ Berasal dari kata “imperator”, yang ar tinya : memerintah. ▪ Dalam perkembangannya, pengertian imperialisme adalah: Suatu sistem penjajahan langsung da ri suatu negara terhadap negara lainnya. → penjajahan dilakukan dengan me mbentuk pemerintah jajahan atau denga n menanamkan pengaruh pada semua bidang kehi dupan di daerah jajahan. ▪ Imperialisme muncul di Inggris pada masa berkembangnya industri modern. ▪ Beberapa jenis imperialisme: a) Berdasarkan Waktu Munculnya: – Imperialisme kuno: * berlangsungnya sebelum Revol usi Industri * tujuannya : 3 G (Gold, Glory, Go spel) * penganutnya : Portugis dan Spa nyol – Imperialisme modern: * berlangsung setelah Revolusi In dustri * penyebab munculnya: keingina n negara penjajah mengembangkan pere konomiannya. * penjajah membutuhkan banyak bahan mentah dan tempat pemasaran ya ng cukup luas dari daerah jajahan * pelopor : Inggris.

b) Berdasarkan tujuan penguasaannya :

▪ Imperialisme Politik: Adalah upaya untuk menguasai s eluruh kehidupan politik dari negara lain. ▪ Imperialisme Ekonomi: Adalah upaya untuk dapat meng uasai perekonomian negara lain → sekarang imperialisme ekono mi merupakan pengganti dari imperialis me politik. ▪ Imperialisme Kebudayaan: Adalah suatu upaya untuk mengu asai mentalitas dan jiwa dari negara lain. Contoh pemakaian bahasa Inggri s di Amerika, Australia, Afrika dll. ▪ Imperialisme Militer: Adalah suatu upaya untuk mengu asai daerah-daerah dari negara lain yang dianggap str ategis dengan menggunakan kekuatan angkatan bersenjata (m embangun pangkalan-pangkalan militer, dengan tujuan untuk menjamin kepentingan ekonomi dan keamanan daerah t sb dari ancaman militer negara imperialis me lainnya yang juga ingin memiliki daer ah tsb). 3. MERKANTILISME ▪ Merupakan → suatu kebijakan politik dan ekonomi dari negara-negara imperialis. ▪ Tujuan → menumpuk kekayaan berupa logam mulia sebanyak-banyaknya sebagai standar dan ukuran kekayaan y ang dimiliki, kesejahteraan dan kekuasaa n negara tsb. 4. KAPITALISME ▪ Adalah suatu bentuk dari kegiatan or ganisasi perekonomian dalam usaha pen anaman modal atau kekayaan yang dipergunakan untuk menghasilkan mo dal yang lebih besar lagi dengan harapan mendapatkan keuntungan. 1 ▪ Negara-negara penganut kapitalisme dan merkan tilisme menggunakan emas dan perak se bagai standar kekayaan, juga dilengkapi de ngan uang kertas dan berbagai bentuk kr edit. ▪ Sistem ekonomi kapitalisme diterapk an di Indonesia setelah dihapuskannya Ta nam Paksa ▪ Ada 2 macam Kapitalisme: a) Kapitalisme Kuno: -Si kapitalis hanya merupakan perantara ( pedagang) -berkembang di Italia (Genoa, Venesia, dll .) dari abad ke 13 – 14 -kapitalis menjadi pedagang yang kaya ra ya dan memegang peranan penting dala m segal hal. b) Kapitalisme Modern: -Si kapitalis merupakan produsen (pembu at barang-barang), pedagang, dan distributor. -sehingga sebagai produsen mereka mem butuhkan bahan mentah untuk kebutuha n Industrinya, sedangkan sebagai p edagang dan distributor mereka membut uhkan pasar 5. Hubungan Merkantilisme, Rev olusi Industri, dan Kapitalisme d engan perkembangan Kolonialis me Barat di Indonesia ▪ Merkantilisme → karena bertujuan menumpuk kekayaan berupa logam muli a sebanyak-banyaknya, bangsa Barat terdorong untuk mencari daerah jaj ahan diantaranya Indonesia sebagai s asarannya. ▪ Revolusi Industri → terdorong keingi nan untuk mencari bahan baku untuk ind ustri dan mencari daerah unt uk memasarkan hasil industrinya, maka b erkembanglah kolonialisme Barat di Indonesia. ▪ Kapitalisme → keinginan untuk mena namkan modal agar mendapatkan keuntu ngan yang lebih besar, maka datang lah bangsa Barat ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia untuk dij adikan sebagai koloninya.

6. LIBERALISME

▪ Di Indonesia, liberalisme berkemban g setelah dibubarkannya VOC(1799), yaitu sejak Indonesia diserahkan dari VOC kepad a pemerintah Kerajaan Belanda. ▪ Kondisi politik Belanda: -baru saja terbebas dari perang dengan negara-negara besar tetangganya di Eropa (koalis i dalam menghadapi kekuasaan Napoleon Bonaparte dari Perancis) -Dalam menentukan kebijakan pemerinta han di tanah jajahan, ada 2 golongan poli tik yang berpengaruh di kalangan elite Belanda, yaitu: a) golongan liberal -kaum liberal mengajukan gagasan baru b agi kebijakan kolonial di Indonesia, yang

ditujukan kepada kebebasan dan keseja hteraan penduduk → mendapat pengaru h dari

Revolusi Perancis (karena Belanda bekas jajahan Perancis) -Dirk Van Hogendorp (jubir kaum liberal) b erharap pemerintah Belanda menjalanka n sistem pemerintahan langsung dan menggunakan sistem pajak -kaum liberal mengusulkan agar sistem p enyerahan paksa dihapuskan dan diganti dengan sistem penyerahan pajak → sistem ini dianggap akan lebi h menguntungkan kedua belah pihak (pe merintah dan penduduk) b) golongan konservatif -ingin mempertahankan sistem politik dan sistem ekonomi yang dilakukan oleh VOC , karena dianggap lebih cocok dengan keadaan di tanah jajaha n yang belum mengenal ekonomi uang. -gagasan kaum liberal dianggap sangat su lit dilaksanakan pada masyarakat pertani an yang belum maju.

▪ Pendapat dari golongan manakah ya ng diterapkan oleh pemerintah kolonial B elanda ? ketentuan akhir ditentukan oleh kead aan di negeri Belanda sendiri ( Belanda masih merupakan negeri pertanian dan kegiatan industri yang belum maju). Oleh karena itu negeri jajah an merupakan sumber penting bagi negeri induk, yaitu seba gai penghasil tanaman yang laku di pasar an Eropa. -Kondisi seperti itu mendorong pemeri ntah untuk mengambil jalan tengah, yaitu : a) melaksanakan anjuran kaum k onservatif, karena kebijakannya mendata ngkan keuntungan yang cepat dan mu dah untuk dilaksanakan b) juga menjalankan pembaharua n anjuran kaum liberal, sehingga politik k olonial Belandasejak tahun 1800 –1870 dipengaruhi oleh gagasan untuk me njalankan sistem dagang dan sistem pajak → sej ak pemerintahan Daendels dan Raffles di Indonesia pada awal abad ke – 19. ▪ Kondisi ekonomi Belanda: – merosot tajam, kas kosong, hutang-hutang luar negeri banyak. -Untuk mengatasinya, Belanda menerapk an sistem Tanam Paksa di Indonesia → b erhasil, dan Belanda terhindar dari krisis ekono mi yang berkepanjangan. -Setelah Tanam Paksa dihapuskan, sistem ekonomi yang diterapkan oleh pemerinta h kolonial Belanda bersifat liberal dan menge mbangkan sistem ekonomi kapitalisme → mendatangkan keuntungan cukup besar.

——ind——2

Evaluasi Bab 6 Perkembangan kehidupan masy arakat pada masa kolonial A. Pilda 1. Imperialisme modern muncul setelah t erjadinya Revolusi Industri, karena bertuj uan …. ▪ mengembangkan perekonomiannya ( D) 2. Merkantilisme merupakan suatu kebija kan politik, ekonomi, dari negara-negara imperialis dengan tujuan …. ▪ memupuk kekayaan berupa logam m ulia (A) 3. Cara Belanda untuk menjadikan tanah jajahannya menjadi Tanah Air kedua, mel alui …. ▪ mengirim orang Belanda sebanyak m ungkin ke tanah jajahan (B) 4. Salah satu maksud dilaksanakannya ta nam paksa di Indonesia adalah …. ▪ untuk mengisi kas negara Belanda ya ng kosong (C) 5. Pemerintah kolonial mendirikan sekola h-sekolah untuk kaum pribumi dengan tuju an …. ▪ memenuhi tenaga kerja yang dibutuh kan pemerintah kolonial (E) 6. Belanda ingin menjadikan Indonesia se bagai tanah airnya yang kedua pada mas a pemerintahan Gubernur Jenderal …. ▪ Jan Pieterzoon Coen (A) 7. Pemerintah kolonial Belanda membent uk kitab undang-undang hukum untuk kaum pribumi, seb agai akibat …. ▪ terjadinya kontak antara penguasa ko lonial dengan masyarakat pribumi (D) 8. Gagasan baru tentang kebijakan kaum l iberal yang diajukan oleh kaum liberal dit ujukan kepada …. ▪ kebebasan dan kesejahteraan pendu duk pribumi (E) 9. Adanya mobilisasi sosial masyarakat In donesia pada masa pemerintahan kolonia l Belanda disebabkan oleh berkembangny a… ▪ perkebunan-perkebunan besar membutuhkan tenaga kerja (B) 10. Hak istimewa dan perlakuan monopol i yang dilakukan pemerintah untuk mend orong system ekonomi merkantilisme ada lah… ▪ meningkatkan hasil industri dalam n egeri (E) 11. Sikap Ternate mengizinkan bangsa Po rtugis mendirikan benteng di wilayahnya adalah dalam rangka …. ▪ mengatasi persaingan dengan keraj aan Tidore (C) 12. Penggunaan pasukan Sentot Ali Basya h Prawiradirdja untuk menumpas kaum P adri di Sumatera Barat menunjukkan bah wa.. ▪ berbagai wilayah di Indonesia telah memiliki persatuan perjuangan (A) 13. Makna puputan pada perang Bali mel awan Belanda adalah …. ▪ perang habis-habisan yang diawali dengan penyucian d iri (E) 14. Penyebab khusus perlawanan Aceh te rhadap Belanda adalah …. ▪Belanda melarang Aceh berhubunga n dengan negara lain (D) 15. Pendudukan pasukan Demak di bawa h pimpinan Fatahillah ke Jawa Barat bertu juan untuk …. ▪ menghalangi hubungan Portugis de ngan Pajajaran (C) B. Uraian:

1. Perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat Indonesia pada masa kolonial: ▪ berkembangnya politik merkantilism e, kapitalisme, dan Revolusi Industri di ne gara-negara Barat (Eropa) membawa akibat yang sangat besar dalam kehidupan bangsa In donesia → Indonesia dijadikan sumber ekspl oitasi bagi negara-negara Eropa ▪ adanya perkembangan struktur birok rasi, sistem pemerintahan, dan sistem hu kum a) Struktur birokrasi kolonial: – didirikan sekolah-sekolah untuk kepentingan penguasa kolo nial -dilaksanakannya sistem desentralisasi → sejalan dengan keinginan kaum etis untu k mengadakan proses indonesiani sasi, di mana sistem kepengurusan Indon esia, sejauh mungkin dilaksanakan oleh oran g Indonesia sendiri.

b) Sistem pemerintahan kolonial: -Imperialisme → Portugis → penguasa-penguasa Portugis tidak pernah menjalin hubungan dengan bangsa yang dijajahnya, bahkan mereka memisahkan diri.. -Kolonialisme → Belanda → menjadikan I ndonesia sebagai tanah airnya yang kedu a. Pemerintahan dikendalikan oleh orang-orang Belanda dan para penguasa pribu mi atas dasar perintah dari Gubernur Je nderal. c) Sistem hukum kolonial: -Pelaksanaan hukum kolonial Belanda di mulai tahun 1848 → mulai dibentuk UU Hukum Perdata dan UU Hukum Dagang. ▪ kebijakan pemerintah kolonial di bid ang keagamaan: -diterapkannua “politik Islam” oleh Snouc k Hurgronje (1889 dan 1906) Ia berhasil menemukan pola dasar bagi kebijakan pemerintah kolonial Belan da di dalam menghadapi Islam di Indonesia. (Skor : 6) 2. Penyebab terjadinya mobilitas sosial d alam masyarakat Indonesia: ▪ berkembangnya perkebunan-perkebunan besar yang membutuhkan te naga kerja (Skor : 2) 3. Perkembangan ekonomi swasta asing d i Indonesia: ▪ Yang berkecimpung dalam kegiatan p erekonomian ini adalah bangsa Belanda, Eropa. dan Timur Asing ( Cina, India dan Arab) → berkembangnya kapitalisme . ▪ Pengusaha Belanda dan Eropa lainny a banyak yang mengusahakan perkebuna n-perkebunan dengan tanaman yang laku di pasaran Eropa, sedang pengusaha Timur Asing se bagai pedagang kelontong dan menguasai p usat-pusat perekonomian yang dianggap strat egis, misalnya mengontrak pasar. (Skor : 4) 4. Sebab-sebab Perang Padri: ▪ Pertentangan antara orang-orang Padri dengan raja (kaum agama da n kaum bangsawan/adat) Contoh: Kaum agama memperjuangkan kemu rnian ajaran Islam, misal tentang warisan yang menganut asas “patrilinial”, sedang kaum adat menganut asas “matrilinial” ▪ Kaum Padri yang tidak berhasil meny elesaikan pertikaian dengan jalan damai, akhirnya mengambil jalan kekerasan. (Skor : 4) 5. Tujuan Belanda mengirim Snouck Hurg ronje ke Aceh: ▪ Untuk mempelajari seluk-beluk masyarakat Aceh, karena Aceh mer upakan satu-satunya wilayah yang paling sulit ditaklukkan Belanda. (Skor : 4)

Posted from WordPress for Android

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s